Salam Tempel Sunday, Apr 27 2008 

Salam Tempel

Ini merupakan salah satu budaya Indonesia yang patut dilestarikan, biasanya budaya ini marak terjadi ketika pemilu tiba, atau ketika pilkada menjelang bahkan ketika pemilihan kepala desa pun tidak luput salam tempel akan terjadi disana. Mengapa salam tempel ini saya katakan perlu kita lestarikan? Karena menurut saya budaya ini dapat sedikit membantu perekonomian rakyat kecil paling tidak dapat memperpanjang kepulan asap dapur mereka beberapa hari. Lho bukannya itu termasuk manipolitik dan perbuatan curang? Saya kira tidak, ini baru dikatakan manipolitik jika hati pemilih goyah dan pemilih memilih calon yang memberikan uang. Tapi selama pemilih tidak memilih yang memberi uang maka ini bukan manipolitik. Jadi kita terima uangnya tapi kita tetap pada pilihan yang kita anggap terbaik.

Saya yakin budaya salam tempel ini lambat laun akan menghilang, jika setiap rakyat Indonesia melakukan seperti yang saya sarankan. Untuk sementara ini bolehlah kita lestarikan, karena kita melestarikannya untuk membunuh budaya ini. Lho koq bisa melestarikan untuk membunuh? Ya bisalah kan nanti para calon pejabat akan berpikir dua kali untuk melakukan salam tempel. Karena mereka melakukan salam tempel tapi tidak ada perubahan dengan hasil suara yang mereka dapat. Kembali ke tujuan para pejabat, mereka melakukan salam tempel kan agar mereka dipilih dan jika mereka melakukan salam tempel tetapi tidak ada yang memilih pasti para calon pejabat itu akan berpikir ngapain saya melakukan salam tempel orang gak ada yang milih saya. Dan nantinya salam tempel ini akan menghilang nantinya. Budaya ini saat ini begitu menggila karena adanya feedback dari suatu stimulus. Feedback-nya adalah suara pemilih sedangkan stimulusnya adalah uang salam tempel ini. Jadi yang harus kita lakukan adalah memangkas feedback-nya agar stimulus tidak diberikan lagi.

Kadang kita memang kita memerlukan kerjasama dari masyarakat untuk memberantas budaya yang buruk!!! :p

Ternyata ada Adhin yang Lebih Hebat Sunday, Apr 27 2008 

Adalah Adhin salah satu muridku yang pintar disekolah berjualan BATAGOR dan SiOMAY di salah satu Trotoar jalan protokol di daerahku. Aku cukup takjub dan bangga padanya, seorang cewek yang tomboy, gaul, baik hati dan berasal dari keluarga yang sangat berkecukupan sandang dan pangan tapi kok tidak MALU berjualan. Dia selalu membawa buku pelajarannya jika berjualan, dan tetap tidak pernah meninggalkan les tambahan untuk pelajarannya.
Kadang aku berpikir, mengapa begitu banyak penggangguran di Indonesia ? Apakah semua karena mengandalkan kerja di pabrik , perusahaan , kantoran atau menjadi TNI / POLRI aja ya?? Sedangkan si Adhin ini masih Pelajar kelas 2 SMA yang orangtuanya di kategorikan berkecukupan, pintar membidik pasar dengan berwiraswasta berjualan SiOMAY dan BATAGOR !! Hasilnya sungguh Funtastic, dia bisa memperoleh laba bersih perharinya lebih dari 700 rb rupiah? Adhin memulai berjualannya sekitar pukul 15।30 wib – 21.00 wib ? Hebatkan, cuma 6 jam berjualan bisa menghasilkan uang yang banyak ?
Ternyata Allah swt benar-benar melimpahkan banyak rezekinya kalau kita memang benar-benar mau berusaha untuk merubah nasib kita sendiri। Kita lihat mayoritas orang chinese yang berada di Indonesia, merekalah yang memegang perekonomian negara kita. Mereka banyak berwiraswasta dengan membuka usaha sendiri. Apakah itu membuka toko eletronika, toko pakaian atau barang barang lainnya. Sementara kita Pribumi asli selalu menjadi Kurirnya ??? Apakah karena kita malu berprofesi sebagai pedagang atau karena gak punya modal ? Mungkin kalau ditanya setiap orang, pasti jawabannya semua berbeda. Yang pasti Allah SWT pemilik seluruh alam semesta beserta isinya tidak pernah menyengsarakan hambanya. Setiap orang punya rezki masing-masing. Tinggal kitalah yang berusaha untuk mengejar dan mencari rezeki itu dengan selalu berpegang iman dan taqwa pada Allah SWT.
Adhin adalah contoh yang nyata dan membuka mata kita, bahwa dengan berjualan tidak pernah membuat harga diri, prestasinya menjadi jatuh. Dan dia sudah membuktikan bahwa dengan tekad dan keyakinan yang bulat serta ridho dari Allah SWT, dia mampu membuka lapangan kerja sendiri dan mengurangi pengangguran?? Hidup Adhin……….tetap Semangat ya ?

di Copy dari http://blognanie.blogspot.com tanpa mengurangi satu kalimat pun

Ternyata ada Adhin lain yang sangat hebat diluar sana…..di umur yang ke-21 ini saya belum bisa menghasilkan uang sendiri dan masih tergantung pada orang tua…Jadi malu saya!!!kapan saya bisa seperti itu?saluut buat adhin….semangat y!!!!

Korupsi Sunday, Apr 27 2008 

Malu Korupsi

Satu kata tersebut bukanlah kata asing di telinga kita, hampir setiap hari kita mendengar kata ini baik di telivisi, koran maupun pembicaraan sehari-hari pengertian korupsi dalam UU Anti Korupsi No. 31 tahun 1999 kemudian UU No. 20 tahun 2001 sampai dengan UU No. 30 tahun 2002 adalah Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Terlepas dari pengertian itu yang tidak terlepas dari benak saya mengapa korupsi sangat susah diberantas dari negeri ini. Apakah korupsi memang telah menjadi budaya bangsa indonesia dan menjadi karakter dalam setiap rakyat indonesia? Sejenak saya berpikir dan dalam pikiran saya ini membenarkan bahwa korupsi memang telah menjadi budaya di negeri tercinta ini.

Kemudian muncul pemikiran di benak saya apakah ketika seseorang memanipulasi meteran listrik dan air PAM mereka merupakan korupsi?Jika iya berarti banyak sekali orang Indonesia yang korupsi. Dan apakah ketika seseorang bolos bekerja bisa disebut korupsi? Terus apakah ketika seorang pedagang mengurangi timbangan bisa disebut korupsi juga? Apakah seorang mahasiswa/pelajar bolos bisa juga disebut korupsi? Apakah ketika mahasiswa / pelajar menyontek waktu ujian bisa disebut korupsi?Jika ini disebut korupsi ternyata rakyat Indonesia sebagian besar telah melakukan korupsi dan memang benar adanya bahwa korupsi telah menjadi karakter dalam diri setiap rakyat Indonesia. Karena korupsi tidak hanya dilakukan pejabat tetapi rakyat kecil pun melakukan korupsi.

Hal di atas mungkin penyebab mengapa yang namanya korupsi sangat susah diberantas dari negeri kita ini. Bahkan saya pernah mendengar pernyataan ekstrem, bahwa Indonesia baru akan terbebas dari korupsi jika semua rakyatnya mati dan diganti dengan yang baru. Mungkin itu benar lha wong jaksa yang seharusnya menghukum orang yang korupsi aja ikut-ikutan korupsi, sungguh kacau-balau negeriku ini. Apa sih yang menjadi penyebab korupsi? Penyebabnya ada dua karena ada niat dan juga kesempatan. Penyebab kedua yaitu kesempatan mungkin dapat di minimalisir dengan memperbaiki system tetapi, tetapi untuk penyebab kedua yaitu niat sangat sulit dihilangkan karena tergantung dari pribadi setiap orang. Seandainya setiap orang dari kita bisa selalu berbuat jujur, minimal selalu berbuat jujur dengan hal yang berhubungan dengan kepentingan orang lain terutama untuk kepentingan orang banyak. Entah kapan negeri ini terbebas dari korupsi??? Semoga secepatnya…..Amin

Negeriku, Negeri yang Kaya Sunday, Apr 27 2008 

suburnya Indonesiaku

“Orang bilang tanah kita tanah surga,, Tongkat kayu dan batu jadi tanaman,, Orang bilang tanah kita tanah surga,, Tongkat kayu dan batu jadi tanaman” mungkin kita tidak asing lagi dengan lirik lagu koesplus ini. Bahkan lirik ini terbukti dengan foto yang saya ambil beberapa waktu lalu di salah satu sudut gedung kampus saya, disana terdapat pohon beringin yang tumbuh subur di sela-sela ubin. Dari sana saya berpikir betapa subur negeri ini mana ada negeri yang sesubur indonesia, dengan tanah yang luas dan memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Dimana-mana dari sabang sampai merauke bertebaran tambang minyak bumu, batu-bara, emas bahkan berlian dan masih banyak mineral alam lain yang dapat kita gali di negeri ini.

Sejenak saya berpikir betapa kaya negeri ini tetapi mengapa masih banyak balita yang mati kurang gizi?mengapa masih banyak orang yang hidup hanya makan dengan nasi saja tanpa lauk?mengapa masih banyak orang yang mengais-ngais sampah hanya untuk mencari sesuap nasi?bahkan ada yang sampe mati karena hanya untuk antri minyak tanah. Kadang saya merenung ada apa dengan negeri ini? Mana buktinya kalau negara ini negara kaya, mana buktinya kalau negara ini subur. Kita bandingkan dengan negara jepang mereka punya apa?Jepang bukan negara yang luas, Jepang tidak sesubur indonesia dan jepang tidak memiliki kekayaan alam yang melimpah seperti negeri ini. Tetapi mengapa mereka bisa menjadi negara yang sangat kaya.

Mungkin kita terlalu dimanjakan dengan kekayan alam dan kesuburan negeri ini, mungkin banyak dari kita berpandangan bahwa kita tidak akan mati kelaparan di tengah kesuburan ini. Banyak orang berpikir ngapain kita kerja keras orang negara kita kaya terbukti dengan banyak pegawai negeri yang bolos, ngapain kita belajar orang negara kita kaya terbukti juga dengan banyak mahasiswa/pelajar yang bolos. Kita terjebak dengan kekayaan ini, menjadi malas dan tidak mau maju karena terlalu mengandalkan kekayaan kita. Kita balik ke jepang, rakyat jepang sadar kalau mereka miskin dan mereka sadar kalau negara mereka tidak kaya. Mereka pun sadar mereka tidak dapat mengandalkan kekayaan alamnya. Sehingga mereka bekerja keras dan selalu belajar tidak bermalas-malas ria seperti kita. Dan mereka tahu bagaimana cara bertahan hidup tanpa mengandalkan kekayaan alamnya, yaitu melalui teknologi.

Memang negara kita negara yang sangat kaya tetapi apa padi bisa dimakan tanpa dimasak? Apa minyak bumi bisa keluar sendiri dan jadi minyak tanah atau bensin tanpa disuling?Masalah terberat yang kita alami kita tidak bisa mengolah sendiri kekayaan alam kita. Kita belum memiliki SDM dan teknologi yang cukup untuk mengolah sendiri kekayaan alam kita. Sehingga, kita menyerahkan pengelolaan kekayan alam negeri ini pada orang asing. Karena apa?Karena kita malas dan bodoh serta tidak mau belajar dengan keras. Jadi mulai saat ini kita harus mengubah mindset kita, Jauhkan sifat malas untuk belajar dan bekerja serta jangan pernah berpikir bahwa negara kita adalah negara yang kaya karena sebenarnya kita miskin tanpa pengetahuan. Jangan gegabah menyalahkan pemimpin kita tapi kita harus tengok ke dalam diri kita apa sih yang telah kita lakukan untuk kemajuan negeri ini. Apa sebagai mahasiswa kita sudah belajar keras untuk kemajuan negeri ini? Setiap orang dari kita harus bergerak mulai saat ini untuk memerangi sifat malas, karena sesungguhnya sifat inilah yang membuat negeri ini terpuruk. Sepertinya kita telah tertidur terlalu lama dan harus bangun dari tidur ini untuk membenahi negeri tercinta ini!!! Agar tidak ada lagi balita yang mati kelaparan, agar tidak ada lagi orang yang mati karena antri sembako dan minyak, agar tidak ada lagi orang yang mengais sampah untuk mendapatkan sesuap nasi, agar semua rakyat di negeri ini dapat merasakan makan nasi dengan lauk yang enak.

Cerita Unik Saturday, Apr 26 2008 

gabungan

Rahasia umur sapi, monyet, anjing, manusia:

Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.
Tuhan berkata kepada sang sapi. Hari ini kuciptakan kau sebagai
sapi, engkau harus pergi ke padang rumput.
Kau harus bekerja dibawah terik matahari sepanjang hari.
Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun. Sang Sapi keberatan
Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun
cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30
tahun . Maka setujulah Tuhan.

Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!
Sang monyet menjawab “What? Menghibur mereka dan membuat mereka
tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10
tahun padamu” Maka setujulah Tuhan.

Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu.
Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan
hidupmu selama 20 tahun. Sang anjing menolak : “Menjaga pintu
sepanjang hari selama 20 tahun ? No way.! Kukembalikan 10 tahun padamu”.
Maka setujulah
Tuhan.

Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.
Sabda Tuhan: “Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang.
Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur
sepanjang 25 tahun! Sang manusia keberatan, katanya “Menikmati kehidupan
selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan.

Let’s make a deal.
Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing
mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu,
berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku
menjadi 75 tahun.
Setuju ?” Maka setujulah Tuhan.

AKIBATNYA… ……… ……… ………

Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan kita
makan,tidur dan bersenang-senang

30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi kita
harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita

10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa
dengan berperan sebagai monyet yang menghibur

Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu,
dan menggonggong kepada orang yang lewat
Uhuk, uhuk (batuk)… Eh, Ntong/Neng, mo kemane lo?

Bukan saya yang nulis -maaf lupa siapa yang nulis-

Sepatah Kata untuk Bumi Saturday, Apr 26 2008 

besmirched earth

Pada tahun 2007 Indonesia didaulat sebagai negara keempat pembuang emisi gas rumah kaca (greenhouse gas/ GHG) di dunia dan berdasarkan indikator konversi lahan dan perusakan hutan, posisi Indonesia sebagai ”aktor”penyebab pemanasan global berada di posisi ketiga. Kepala Ekonomi dan Penasihat Pemerintah Inggris untuk Urusan Efek Ekonomi Perubahan Iklim dan Pembangunan Sir Nicholas Stern mengatakan, ada empat penyebab emisi gas rumah kaca, yaitu aktivitas dan pemakaian energi, pertanian, kehutanan, dan limbah. ”Emisi yang terbuang dari kebakaran hutan di Indonesia lima kali lebih besar dari emisi yang terbuang di luar nonkehutanan.

Luas hutan di Indonesia dalam 50 tahun terakhir berkurang sekitar 64 juta hektare (ha) atau 1,28 juta hektare pertahun, yang dulunya luas hutan diperkirakan 162 juta ha menjadi 98 juta ha. Sungguh angka yang sangat dahsyat, apa sih penyebab hal ini? penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah ulah masyarakat indonesia sendiri, bukan hanya rakyatnya saja tetapi pemerintah pun ikut mendukung perusakan hutan ini baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Bahkan pemerintah pernah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No.2/2008 yang isinya akan berikan kebebasan atau izin kepada perusahaan tambang untuk melakukan aktivitas penambangan terbuka di kawasan hutan lindung. Hutan lindung bisa disewa dengan harga sewa Rp 300.000 per hektar, per tahun atau Rp 1000 per 3,3 meter persegi. Dan dengan harga sewa itu, mereka akan bisa melakukan aktivitas apapun di hutan berarti termasuk melakukan penambangan maupun penebangan hutan, sungguh peraturan yang gila. Pemerintah yang seharusnya melindungi hutan indonesia malah mengesahkan peraturan yang tidak masuk akal hanya karena ingin menambah penerimaan negara dari sektor PNBP.

Selain itu rakyat Indonesia masih hobi membakar hutan terbukti hampir setiap tahunnya berhektare-hektare hutan Indonesia terbakar. Padahal bangsa ini telah banyak menderita di dera bencana akibat kerusakan hutan seperti banjir, tanah longsor dan kekeringan yang terjadi hampir di seluruh pelosok negeri. Entah apa kita layak di sebut bangsa yang bodoh sebenarnya saya sendiri tidak mau bangsa ini disebut bangsa yang bodoh, tetapi melihat kenyataan yang ada memang layak bangsa ini dikatakan bangsa yang bodoh.

Sungguh kacau balau negeriku ini yang bawah selalu tidak sadar dan yang atas terus saja kebelinger, okelah mungkin kita tidak selamanya hidup di bumi kita ini tetapi apa yang akan kita tinggalkan untuk anak cucu kita nanti. Apa akan kita tinggalkan bumi yang rusak kepada anak cucu kita? Kita semua harus sadar bumi kita ini sudah tua, kita perlu menjaganya bukan malah merusaknya. Pada pertengahan abad ini atau pada tahun 2050, setidaknya enam milyar manusia di 60 negara akan mengalami kelangkaan air bersih. Bahkan, dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, laporan itu memprediksikan rata-rata pasokan air untuk tiap orang akan turun sepertiganya. apakah hal ini yang kita inginkan?tentu tidak bukan. Oleh karena itu, mulai saat ini kita harus memulai dari diri sendiri untuk menjaga lingkungan kita. Paling tidak kita tidak menebang pohon di sekitar kita, jangan mendirikan bangunan di daerah resapan air dan jangan membuang sampah sembarangan terutama sampah non-organik. Mungkin himbauan ini sedikit klise tapi jika setiap orang melaksanakan hal ini bumi kita pasti akan terselamatkan. save our earth!!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.